• Menengok Wajah Puncak Gunung Kelud

    Puncak Gunung Kelud sekarang sudah beralih muka. Penampakannya serupa dengan Tangkuban Perahu di Jawa Barat atau Kelimutu di Ende, yang miliki danau kawah. 

     

    Air di danau kawah Gunung Kelud yang masih tetap aktif itu berwarna hijau pupus. Penampakan yang demikian berlangsung karena dampak gas belerang. Jika disaksikan waktu matahari keluar, warnanya kemilauan terserang sinar. 

     

    Awal mulanya, kawah Gunung Kelud itu disumbat oleh kubah yang memiliki bentuk seperti anak gunung. Waktu erupsi 2014 berlangsung, puncak ini roboh. Bekas material dari erupsi yang didului gempa tremor itu sudah menumpuk semua bagian tebing. 

     

    Baca : teks khutbah jumat pertama dan kedua

     

     

    Di tebing-tebing yang mengelilingi anak Gunung Kelud, dahulu, ada jalan yang dapat dilewati wisatawan. Mereka bisa melihat penampakan gunung yang berada di tiga kabupaten itu, yaitu Blitar, Kediri, serta Malang, dari dekat. 

     

    Dari dokumentasi Kantor Arsip serta Perpustakaan Kabupaten Kediri, penampakan fisik puncak Gunung Kelud pasca-erupsi 2014 serupa dengan penampakannya pada 1901. Perwakilan Dinas Pariwisata serta Kebudayaan, Eko Priatno, yang didapati Tempo di Kediri, Minggu, 22 Januari 2018, menjelaskan puncak Kelud sekarang kembali ke bentuk aslinya. 

     

    Danau kawah Gunung Kelud ini dikeliling tiga puncak, yaitu puncak Sumbing, puncak Gajah Mungkur, serta puncak Kelud. Puncak tertinggi ialah puncak Kelud. Ketinggiannya sampai 1.731 mtr. diatas permukaan laut (mdpl).Panorama danau kawah puncak Gunung Kelud dari lokasi spesial periset. Tempo/Francisca Christy Rosana 

     

    Waktu terunggul untuk melihat danau di puncak Gunung Kelud ini ialah pagi hari, persisnya waktu matahari keluar. Upayakan juga hadir waktu kemarau, mulai April sampai Agustus. Karena, saat Tempo hadir pada musim hujan ini, matahari tidak muncul. Panorama seputar juga terlihat putih tertutup kabut. 

     

    Baca juga : teks eksemplum adalah

     

    Untuk ke arah puncak, pengunjung mesti naik jeep dari pintu loket masuk ke arah tempat parkir. Tarifnya Rp 375 ribu untuk empat orang. Juga bisa naik shuttle bus dengan tarif Rp 100 ribu per angkutan yang muat 8-10 orang. 

     

    Dari tempat parkir, pengunjung kudu berjalan kaki ke arah puncak Gajah Mungkur dengan waktu tempuh kira-kira 1 jam. Jadi, untuk memperoleh momen matahari keluar, anda harus mengawali pendakian pada jam 04.00. 

     

    Lokasi yang dulunya digunakan untuk jalan pengunjung berkunjung ke puncak Gunung Kelud sekarang belum juga dibuka untuk umum. Sesaat waktu, lokasi itu hanya dapat didatangi periset atau dinas ditempat Lokasi ini akan dibuka kembali untuk umum di akhir Desember 2018. Sekarang ini, jalan ke arah lokasi itu tengah diperbaiki.


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: