• Zakat Emas dan Perak yang Murni dan Tak Murni

    Emas serta perak masuk category harta yg mesti dilakukan zakatnya berkat kedua-duanya punyai kemampuan berkembang sama seperti binatang ternak. Keharusan itu jatuh disaat emas serta perak capai batas minimal mesti zakat (nishab) serta haul (1 tahun hijriah) , baik berwujud emas serta perak batangan, leburan, logam, bejana, suvenir, ukiran, dan sebagainya. 

     

    Sama seperti keterangan pada tulisan awal kalinya, terkecuali mazhab Hanafi, zakat emas serta perak gak mesti dikeluarkan disaat kedua-duanya berwujud perhiasan yg halal, seperti kalung, anting, serta gelang yg pakai para wanita. Demikian sebaliknya, apabila emas atau perak itu berwujud perhiasan gak sama seperti semestinya (haram) , keharusan itu mejadi ada. Contoh praktek pemanfaatan perhiasan dengan cara haram, salah satunya pemanfaatan perhiasan emas atau perak oleh laki laki atau pemanfaatan yg melewati batas kewajaran (walaupun yg mengenakannya merupakan wanita) . 

     

    Saat ini, bagaimana caranya mengkalkulasi zakat emas serta perak? Apakah ketaksamaan pada yg murni serta yg tak murni? 

     

    Trik Mengkalkulasi Emas serta Perak Murni 

     

    Arti dari makna emas murni merupakan emas yg punyai persentase seratus prosen. Sesaat emas paduan atau mungkin tidak murni merupakan emas yg kadarnya kurang dari seratus prosen (dibawah persentase 24 karat) . 

     

    Selayak rumus matematika umumnya dalam pehitungan rasio, trik mengkalkulasi zakat emas atau perak yg mesti dibayarkan yakni dengan rumus sebagaimana berikut : 

     

    a = b x c 

    Keterangan : 

    a : persentase zakat 

    b : asset zakat 

    c : rasio persentase zakat 

     

    Contoh : apabila seorang punyai emas sebesar 100 gr, karena itu trik hitung zakatnya merupakan : 

     

    a = b x c 

    = 100 x 2, 5 prosen 

    = 2, 5 gr 

    Contoh beda : apabila seorang punyai perak sebesar 700 gr, karena itu trik hitung zakatnya merupakan : 

     

    Selanjutnya : cara menghitung persen sederhana

     

    a = b x c 

    = 700 x 2, 5 prosen 

    = 17, 5 gr 

     

    Trik Mengkalkulasi Emas serta Perak Paduan 

     

    Hitung banyaknya rasio zakat yg mesti dikeluarkan pada emas serta perak paduan sama seperti zakat emas serta perak murni. Lantaran beda banyaknya persentase karatnya, bedanya terdapat pada trik paham ukuran nishabnya. 

     

    Buat paham ukuran nishab emas atau perak yg tak murni, karena itu trik tahu yakni dengan rumus selanjutnya : 

     

    A = (b : c) x 24 

     

    Info : 

    A : nishab emas bukan murni 

    b : nishab emas murni 

    c : karat emas bukan murni 

     

    Contoh : berapakah nishab emas 22 karat dengan memanfaatkan hasil konversi madzab Syafi’i, Maliki serta Hanbali? 

     

     

    A = (b : c) x 24 

    = (77, 50 gr : 22) x 24 

    = 3, 5227 x 24 

    = 84, 5448 gr 

     

    Karena itu, ukuran nishab emas persentase 22 karat merupakan 84, 5448 gr menurut konversi madhab Syafi’i, Maliki serta Hanbali. 

     

    Contoh beda : bagiamana trik paham ukuran nishab serta zakat perak yg tak murni dengan memanfaatkan hasil konvensi madhab Syafi’i, Maliki serta Hanbali? 

     

    A = (b : c) x 24 

    = (543, 35 gr : 22) x 24 

    = 24, 70 x 24 

    = 592, 8 gr 

    Jadi, ukuran nishab perak persentase 22 karat merupakan 592, 8 gr menurut konvensi madhab Syafi’i, Maliki serta Hanbali. Dan buat tidak cuman madhab Syafi’i, Maliki serta Hanbali tinggal mengatur dengan rumus diatas. 

     

    Sehabis kita paham persentase serta ukuran nishab emas serta perak yg tak murni, karena itu sesudah itu tinggal dibayarkan 2, 5 prosen dari semuanya banyaknya emas serta perak yg dipunyai apabila sudah capai nishab serta haul (1 tahun hijriah) . Wallahua’lam.


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: